Sejarah

Kemiskinan menjadi salah satu tantangan hampir semua negara, termasuk Indonesia. Berdasarkan data September 2019 yang dipublikasikan oleh BPS (bps.go.id), persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar 9,22 persen atau sebesar 24,79 juta orang. Jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan sebanyak 9,86 juta orang, sementara itu daerah perdesaan sebanyak 14,93 juta orang.

 

Dikarenakan keterbatasan kemampuan finansial, para wanita dan anak-anak kurang mampu, mereka kekurangan pendidikan agama dan ilmu tentang pengelolaan finansial. Keterbatasan sumber daya, informasi, dan pendidikan, membuat mereka semakin terpuruk sehingga terbentuk kebiasaan negatif yang semakin memperburuk kondisi mereka. Untuk bisa keluar dari kondisi tersebut, mereka memerlukan bantuan, pendampingan, dan pendidikan agama dan pengelolaan finansial.

 

Berdasarkan pengamatan kami, tingkat kemiskinan berkaitan dengan tingkat pendidikan seseorang, terutama pendidikan agama dan finansial. Untuk itu, kami hadir ditengah masyarakat kurang mampu untuk memberikan pendidikan agama dan pengelolaan finansial secara gratis. Program yang kami jalankan yaitu bagaimana menciptakan ekosistem usaha di tengah masyarakat untuk meningkatkan penghasilan mereka, meningkatkan pendidikan agama dan pengelolaan finansial mereka, sehingga tercipta keturunan dan masa depan yang lebih baik.