Andalan

Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021

Dowload Standar Biaya Keluaran 2021

Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian
Negara/Lembaga dan ketentuan Pasal 5 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.02/2013 tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, dan Indeksasi dalam Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.02/2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71/PMK.02/2013 tentang Pedoman Standar Biaya, Standar Struktur Biaya, dan Indeksasi dalam Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, telah ditetapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.02/2019 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021.

Apa Itu Standar Biaya Keluaran 2021?

Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021 merupakan besaran biaya yang ditetapkan untuk menghasilkan keluaran (output)/sub keluaran (sub output) Tahun Anggaran 2021.

Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021 meliputi:
a. Standar Biaya Keluaran yang berlaku untuk beberapa/ seluruh kementerian negara/lembaga yang terdiri atas: 1) sub keluaran (sub output) Perencanaan, Pendidikan dan Pelatihan, Pemeriksaan, dan Perumusan Rancangan Standar Nasional Indonesia 3 (RSNI3); dan 2) sub keluaran (sub output) Penelitian; dan
b . Standar Biaya Keluaran yang berlaku untuk satu kementerian negara/lembaga tertentu.

Apa Fungsi Standar Biaya Keluaran 2021?

Dalam rangka perencanaan anggaran, Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021 berfungsi sebagai:
a. batas tertinggi yang besarannya tidak dapat dilampaui dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran kementerian negara/lembaga Tahun Anggaran 2021;
b. referensi penyusunan prakiraan maju;
c. bahan penghitungan pagu indikatif kementerian negara/lembaga Tahun Anggaran 2022; dan/ atau
d. referensi penyusunan Standar Biaya Keluaran untuk keluaran (output)/ sub keluaran ( sub output) sejenis pada kementerian negara/lembaga yang berbeda.

Dalam rangka pelaksanaan anggaran, Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021 berfungsi sebagai estimasi. Fungsi estimasi merupakan prakiraan besaran biaya yang dapat dilampaui, karena perubahan komponen tahapan dan/atau penggunaan satuan biaya yang dipengaruhi harga pasar. Fungsi estimasi dikecualikan bagi pelaksanaan anggaran Standar Biaya Keluaran sub keluaran (sub output) Penelitian. Besaran biaya yang dapat dilampaui dimaksud memperhatikan hal-hal sebagai
berikut:
a. proses pengadaannya sesua1 dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
b . ketersediaan alokasi anggaran; dan
c. prinsip ekonomis, efisiensi, dan efektivitas.

Ada yang lain?

Dalam hal pelaksanaan ketentuan memerlukan revisi anggaran, pelaksanaannya mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai tata cara revisi anggaran.

Dalam pelaksanaan anggaran, besaran penggunaan satuan biaya untuk sub keluaran (sub output) Penelitian didasarkan pada hasil penilaian komite penilaian
dan/ atau reviewer. Pedoman pembentukan komite penilaian dan/ atau reviewer, dan tata cara pelaksanaan penilaian penelitian mengacu pada peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan
pemerintahan di bidang riset dan teknologi.

Pelaksanaan anggaran berorientasi pada keluaran hasil akhir penelitian sesuai dengan kualifikasi standar kualitas yang telah ditetapkan dalam tata cara pelaksanaan penilaian.

Standar Biaya Keluaran yang berlaku untuk beberapa/ seluruh kementerian negara/lembaga tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini.
Standar Biaya Keluaran yang berlaku untuk satu kemen terian negara/ lembaga tertentu tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini.

Kementerian negara/lembaga bertanggungjawab atas penggunaan Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021 dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2021 dan memprioritaskan pengalokasian anggarannya.

Pengawasan atas penggunaan Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2021 dilakukan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Kementerian Negara/Lembaga sesuai peraturan perundang-undangan.

Kapan Standar Biaya Keluaran ini mulai berlaku?

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, yaitu taggal 25 Agustus 2020.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2020 NOMOR 945

Sumber: JDIH Kementerian Keuangan

Cara Mengontrol Sikap Defensif

Apakah Anda punya sikap defensif?Jika Anda menjawab tidak, secara tidak langsung Anda juga sedang menunjukkan sikap defensif.

Apa sih, sikap defensif itu? Sikap defensif adalah sebuah sikap bertahan. Sikap defensif biasanya akan muncul ketika kita terbukti melakukan kesalahan tetapi kita tidak mau mengakuinya.

Orang akan cenderung merasa bahwa jika mereka mengakui kesalahan dan tidak membela diri, mereka akan terlihat lemah. Sikap defensif juga biasanya dijadikan tameng untuk melindungi diri dan menjaga citra diri sendiri. Itulah mengapa banyak orang kesulitan menghilangkan sikap defensif.

Baca Juga : Terima Kasih

Orang Defensif Sulit Menerima Kritik

Orang-orang yang terbiasa bersikap defensif sangat sulit menerima kritik atau bahkan sekadar masukan dari orang lain. Bahkan meskipun masukan tersebut adalah benar dan menjadi solusi atas root cause yang sedang mereka hadapi. Meskipun bersifat membangun, kritik dan masukan justru terdengar sebagai serangan di telinga orang-orang yang bersikap defensif.

Sikap defensif itu manusiawi dan selalu ada dalam diri manusia. Di satu sisi, sikap ini memang bisa menguntungkan karena bisa berfungsi sebagai perisai dalam mempertahankan diri. Namun di sisi lain, sikap ini bisa jadi merugikan orang lain dan organisasi.

Baca Juga : Kontes Rahasia

Mengontrol Sikap Defensif

Ketika beranjak dewasa, kita pasti menyadari bahwa sikap defensif ini perlu disingkirkan. Tetapi, kita sering tidak tahu bagaimana memulai dan mengendalikan diri dalam memberi respon yang lebih sehat. Carilah teman yang bisa mengingatkan dan menyadarkan kita tentang realita sebenarnya dan apa tanggung jawab kita.

Butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa mengontrol sikap defensif. Jika kita termasuk ke dalam orang yang sering atau suka bersikap defensif, cobalah untuk memposisikan diri kita sebagai orang lain yang mendengar respon atau alasan dari sikap defensif kita.

Baca Juga : Lakukan Satu Per Satu, Maksimal Tiga Dalam Sehari

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dan berbuat salah. Jika kita memang benar-benar salah, akui saja. Mengakui kesalahan bukan berarti merendahkan diri kita. Justru dengan begitu, orang lain akan lebih respek terhadap kita. Jika berbuat kesalahan, akui dengan sikap berani.

Identifikasi setiap sikap kita, ketika kita merespon kondisi atau masukan dari orang lain. Lontarkan pertanyaan kepada diri sendiri, apakah sikap saya defensif? Jika iya, segera lakukan koreksi sikap dan pernyataan kita.

Semoga berhasil.

Baca Juga : Menyerahkan Tanggung Jawab

Terima Kasih

Dua kata ini memang ajaib. Setiap kita mengucapkan terima kasih kepada orang lain atas apa yang mereka katakan atau lakukan, harga diri mereka akan bertambah. Mereka merasa lebih bangga dan bahagia. Mereka menjadi terbuka untuk melakukan lebih banyak hal yang membuat kita senang sehingga kita akan mengucapkan terima kasih lagi kepada mereka.

Semakin beranjak dewasa, kita akan semakin banyak relasi dengan orang lain. Dengan demikian, sudah selayaknya kita dituntut untuk semakin bisa beradaptasi dan melatih diri agar menjadi pribadi yang lebih baik sehingga dapat meminimalisir ‘gagal paham’ saat bersosialisasi dengan orang lain. Salah satu cara yang efektif untuk membangun relasi dengan orang lain adalah menggunakan kebijaksanaan diri untuk selalu bersikap apresiatif terhadap apa yang dilakukan oleh orang lain. Minimal dengan mengucapkan terima kasih.

Baca Juga : Kontes Rahasia

Hidup bagaikan roda yang berputar, dimana tidak selamanya kita akan berada diatas. Tentu saja, bantuan dari orang lain seperti pasangan, keluarga, sahabat, dan rekan kerja akan membantu kita melewati masa-masa ketika kita berada di bawah. Oleh karena itu, buatlah kesan yang menarik untuk orang lain yang pernah membantu kita sehingga bisa membuat orang lain tidak akan segan membantu kita lagi di lain waktu. Ucapkan terima kasih untuk membalas budi orang yang membantu kita. 

Mereka yang membantu kita dan memiliki kesan yang baik, mungkin akan menceritakannya kepada orang lain. Impresi yang baik harus dijaga agar tidak terjadi omongan-omongan negatif diluar sana. Dengan demikian, menjaga image dengan baik di depan orang lain sangat dibutuhkan dalam lingkungan sosial agar kita mudah beradaptasi. Salah satunya dengan selalu mengucapkan terima kasih.

Baca Juga : Lakukan Satu Per Satu, Maksimal Tiga Dalam Sehari

Walaupun terlihat sepele, mengucapkan terima kasih berdampak penting bagi hubungan sosial kita. Membiasakan diri untuk berterima kasih juga bertujuan untuk membangun keharmonisan yang lebih baik dari sebelumnya.

Percayalah, jika kita membiasakan diri mengucapkan terima kasih, permasalahan hidup kita akan terlewati dengan mudah.

Terima kasih.

Baca Juga : Menyerahkan Tanggung Jawab

Kontes Rahasia

Bayangkan ada suatu kontes untuk menentukan pekerja paling produktif di organisasi kita, tapi hanya kita sendiri saja yang mengetahui kontes itu. Putuskanlah pada hari ini, bahwa kita akan memperoleh reputasi sebagai pekerja tergiat di dalam organisasi kita. Tapi jangan beri tahu siapapun, karena kontes ini rahasia. Jadi apa yang akan kita lakukan?

Pertama, identifikasi seluruh rencana kerja yang akan kita lakukan dan buat daftar harian dari segala sesuatu yang kita rencanakan untuk dilakukan.

Sebagai seorang professional, sudah wajar apabila kita memiliki daftar segala sesuatu yang kita lakukan sepanjang seminggu atau sebulan. Bisa jadi kita memiliki 20 atau 30 bahkan 50 tugas yang menurut kita menjadi bagian dari deskripsi pekerjaan kita. Buatlah daftar harian dari segala sesuatu yang kita rencanakan untuk dilakukan hari itu.

Baca Juga : Menyerahkan Tanggung Jawab

Kedua, tetapkan prioritas dalam daftar tugas yang kita susun, dan mulailah mengerjakan satu aktivitas yang paling bernilai.

Jarang sekali pekerja yang mengetahui bahwa kunci meningkatkan produktivitasnya adalah dengan mengetahui 3 tugas yang sangat penting, kemudian menyelesaikan ketiga hal tersebut secara eksklusif dengan mengabaikan tugas lainnya. Cara mengetahui 3 tugas yang sangat penting ada di tulisan Satu Per Satu, Maksimal Tiga Sehari. Setelah itu, mulailah mengerjakan satu aktivitas yang paling bernilai.

Ketiga, disiplin diri memulai tugas yang sangat penting dan mengerjakan satu tugas itu sampai tuntas.

Ketika kita menyelesaikan satu tugas paling penting sampai tuntas setiap harinya, kita akan terbiasa menjalankan tugas yang memang berdampak signifikan terhadap kinerja kita dan organisasi. Semakin disiplin, semakin kita mendekati kesuksesan.

Atau ada strategi lain yang lebih efektif untuk memenangkan kontes rahasia ini, berdasarkan pengalaman Anda?

Baca Juga : Permasalahan Keuangan Di Usia 30 Tahun

Berikut ini adalah akibat yang terjadi ketika kita fokus menyelesaikan 3 tugas yang sangat penting sampai tuntas:

Mengerjakan Lebih Sedikit

Kita tidak akan pernah mampu melakukan semua hal dalam daftar tugas kita. Untuk mengendalikan kualitas hidup kita, berhentilah melakukan hal-hal yang remeh. Dengan menetapkan hanya 3 tugas yang paling penting, setidaknya kita telah mengeliminasi sekian banyak tugas lainnya yang sebenarnya hanya berdampak 10% saja terhadap kehidupan kita.

Fokus dalam Bekerja

Dengan komitmen hanya mengerjakan 3 tugas yang paling penting saja, kita menjadi lebih fokus terhadap output kita. Tidak ada tugas lainnya yang kita kerjakan sampai dengan ketiga tugas utama tersebut selesai kita kerjakan.

Semakin Produktif dan Bahagia

Semakin banyak waktu yang kita gunakan untuk mengerjakan 3 tugas yang paling penting sepanjang hari, kita akan lebih produktif dan semakin bahagia di dalam batin.

Menyelesaikan Lebih Banyak Tugas Penting

Dengan disiplin terus menerus mengerjakan tugas yang paling penting adalah investasi terbaik untuk meningkatkan kinerja. Semakin lama semakin terbiasa, dan semakin lebih banyak tugas selesai dalam waktu yang lebih singkat.

Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Ide Bisnis Buat Pemasukan Tambahan Di Masa Pandemi

Lakukan Satu Per Satu, Maksimal Tiga Dalam Sehari

Pada waktu bekerja, terlebih ketika kita bekerja bersama orang lain, ingatlah bahwa kita hanya bisa mengerjakan satu hal sekali waktu. Untuk itu, satu hal tersebut haruslah hal terpenting yang bisa kita lakukan saat itu juga.

Ketika kita memilih mengerjakan suatu hal, secara bersamaan kita telah memilih untuk tidak mengerjakan hal lain yang bisa kita kerjakan pada saat itu. Bisa jadi, apa yang kita pilih untuk kita kerjakan saat itu tidak lebih bernilai dan penting dibandingkan tugas yang justru tidak kita kerjakan. Tentu saja pilihan kita untuk memprioritaskan pekerjaan menjadi penting, karena memiliki potensi konsekuensi yang jauh lebih signifikan. Hal ini menjadi salah satu pembeda capaian kesuksesan antara orang satu dengan orang lainnya.

Baca Juga: Menyerahkan Tanggung Jawab

Buat skala prioritas dari daftar pekerjaan yang telah kita susun. Pertama, pekerjaan yang wajib dikerjakan dan berdampak signifikan. Kedua, pekerjaan yang harus dikerjakan namun berdampak kecil.  Ketiga, pekerjaan yang menyenangkan namun tidak berdampak. Keempat, pekerjaan yang bisa kita delegasikan. Kelima, pekerjaan yang dapat kita hilangkan atau tidak perlu dilanjutkan karena sama sekali tidak memberikan perbedaan apapun.

Habiskanlah sebagian besar waktu kita untuk mengerjakan pekerjaan yang wajib dikerjakan dan berdampak signifikan (prioritas pertama). Jangan lakukan prioritas kedua sebelum menyelesaikan prioritas pertama. Prioritas ketiga pun baru kita lakukan setelah prioritas pertama dan prioritas kedua telah selesai. Sayangnya, sebagian besar orang justru menganggap dirinya bekerja dengan melakukan prioritas kedua dan ketiga, dibandingkan dengan prioritas pertama.

Baca Juga: Apa Passion Kamu?

Bagaimana jika daftar pekerjaan di prioritas pertama ada banyak? Dalam satu waktu yang sama, kita hanya bisa mengerjakan satu pekerjaan saja. Dalam sehari, setidaknya kita bisa menyelesaikan 1-3 pekerjaan prioritas pertama. Untuk menentukan pekerjaan mana yang perlu kita lakukan di satu hari, tanyakanlah kepada diri kita, “jika saya hanya dapat mengerjakan satu tugas saja dalam daftar pekerjaan di prioritas pertama sepanjang hari, prioritas manakah yang akan menambah nilai terbesar bagi saya dan organisasi saya?” Apapun jawaban kita atas pertanyaan itu, lingkari dan lakukan di hari itu juga. Demikian pula untuk menentukan urutan kedua dan ketiga, tanyakan hal yang serupa.

Buktikan apakah hal di atas bisa berdampak signifikan terhadap karir dan kehidupan kita. Jika dalam satu hari kita memilih satu sampai tiga prioritas dan mengerjakan sepanjang hari itu, bisa jadi kita akan mengubah karir dan kehidupan kita.

Ingat, bekerjalah di sepanjang waktu kita bekerja. Kesuksesan di tempat kerja dapat diperoleh dengan fokus kepada hasil-hasil terpenting yang menjadi tanggung jawab kita. Tentu saja, banyak tantangan yang akan kita hadapi ketika kita berupaya bekerja efektif di sekitar orang lain. Kemampuan kita menghindari gangguan dan pembuang waktu sia-sia juga menjadi penentu kualitas efektifitas dalam menuju kesuksesan di tempat kerja.

Salam sukses, have a nice day.

Baca Juga: Ide Bisnis Buat Pemasukan Tambahan di Masa Pandemi

Menyerahkan Tanggung Jawab

Di dalam dunia kerja, sering sekali kita mendengar istilah rapat. Rapat menjadi konsumsi sehari-hari. Bisa jadi seperti minum obat, rapat minimal 3 kali sehari. Mulai dari rapat internal maupun rapat dengan pihak eksternal, untuk berkoordinasi atau mencoba memecahkan suatu permasalahan dengan mencari solusi.

Dengan rapat atau dengan diskusi, kita berharap bisa mengenali secara jelas masalah sebenarnya yang kita coba pecahkan sehingga dapat menyepakati solusi yang terbaik. Pertanyaan selanjutnya adalah, “siapa yang akan bertanggung jawab menjalankan solusi ini?”.

Hal yang menggelitik adalah ada begitu banyak rapat dengan tujuan untuk memecahkan masalah dan berakhir dengan solusi yang jelas dan disepakati bersama, tetapi dua minggu atau satu bulan kemudian masalah itu masih ada. Mengapa? Karena, tidak ada seorang pun yang diserahi tanggung jawab khusus untuk melaksanakan solusi tersebut.

Baca juga: Permasalahan Keuangan di Usia 30

Jika kita sudah memilih orang tertentu untuk bertanggung jawab atas pelaksanaan solusi itu, tetapkan pula ukuran yang bisa kita gunakan untuk menentukan kemajuan, dan memastikan bahwa solusi telah berhasil. Tenggat waktu, timeline, dan tenggat waktu toleransi tambahan, juga perlu menjadi hal yang perlu kita pertimbangkan.

Semakin penting solusi itu bagi organisasi atau bagi kita pribadi, seharusnya semakin sering kita memastikan bahwa segala sesuatunya telah dikerjakan tepat waktu dan sesuai dengan anggaran.

Masalah apa yang sedang Anda hadapi dan sudah dirapatkan berkali-kali, telah ditemukan dan disepakati solusi bersama-sama, namun dua minggu atau satu bulan kemudian masih saja membahas permasalahan yang sama secara berulang?

Ingat kata Albert Einstein? Kegilaan adalah melakukan hal yang sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil yang berbeda.

Baca Juga: Apa Passion Kamu?

Apa Passion Kamu?

Apa passion saya?

Ketika saya ditanya apa passion saya? Saya bilang bahwa passion saya adalah mengerjakan pekerjaan saya saat ini, yaitu bagaimana membuat perubahan berkesinambungan atas individu dan organisasi. Pernah, saya punya passion membuat aplikasi. Hampir setiap hari saya menghabiskan waktu ber jam-jam sampai dini hari, membuat aplikasi menggunakan Ms Access. Pada saat itu saya berfikir bagaimana caranya supaya pekerjaan saya dan organisasi menjadi lebih efektif. Jawabannya waktu itu adalah perlu ada aplikasi yang mendukung. Kemudian saya merasa penasaran bagaimana cara membuat aplikasi. Bahkan sebenarnya sekarang pun masih suka, penasaran dan tertantang membuat aplikasi. Puji syukur, sampai sekarang ini aplikasi yang saya buat waktu itu terpakai di organisasi saya dan selalu dikembangkan oleh para expert, hingga saat ini berjalan dan berkembang semakin lebih baik dengan versi web based.

Selain itu, dengan adanya tulisan saya saat ini, menulis juga menjadi passion saya. Saya masih ingat betul bagaimana saya setiap hari berkomitmen tidur jam 1 dini hari bahkan saya sering ketiduran di atas laptop, hanya untuk belajar mengeluarkan isi kepala saya ke dalam tulisan. Waktu itu menulis adalah hal yang sangat sulit sekali bagi saya. Tapi saya berambisi kuat untuk bisa menulis. Saya yakin sekali kalau saya bisa menulis. Meskipun tidak ada orang yang tahu kalau saya harus berusaha sekeras itu untuk bisa menulis. Meskipun tidak pernah menjadi juara satu dalam sebuah kompetisi menulis, dua buah laptop di rumah saya menjadi saksi bisu (hadiah kompetisi menulis) atas passion saya ini. Minimal bisa saya menceritakan kepada anak keturunan saya kelak saat mereka tumbuh besar.

Waktu itu saya tidak perduli dengan kualitas tulisan saya. Yang penting saya menuliskan sesuatu. Titik. Saya berfikir saat itu, nanti setelah 5 tahun setelah saya menuliskan sesuatu, saya berdoa diberi kesempatan untuk membaca lagi tulisan saya, sehingga saya bisa melihat bagaimana perubahan kemampuan menulis saya. Meskipun sampai sekarang belum terlihat perubahan yang signifikan dalam kualitas tulisan, tetapi minimal saya merasa lebih mudah menuliskan apa yang saya pikirkan.

Lalu, bagaimana cara mengetahui passion kita?

1. Kita suka, nyaman dan tidak terbebani

Ketika kita melakukan sesuatu, entah sesuatu tersebut adalah memang kerjaan kita atau bukan, dan ketika kita melakukan sesuatu tersebut kita menyukainya dan merasa tidak ada beban sama sekali. Kita merasa nyaman melakukannya. Bisa jadi hal tersebut adalah passion kita.

2. Mengekspresikan diri

Apa yang kita lakukan adalah cara kita mengekspresikan diri. Bahkan ketika banyak orang yang menentang atau dislike dengan apa yang kita lakukan. Tetapi ketika kita melakukan hal tersebut, kita merasa inilah cara saya mengekspresikan diri! Bisa jadi hal itu adalah passion kita.

3. Kemampuan yang kita kuasai

Passion kita bisa jadi adalah keahlian/ kemampuan yang kita kuasai saat ini. Apa kemampuan terbesar yang kita miliki? Sertifikasi apa yang kita punya? Minimal, ketika ada orang lain yang membutuhkan sesuatu, maka secara otomatis mereka akan mencari kita karena keahlian kita. Tapi jangan lupa ya, keahlian harus selalu diasah, supaya tidak luntur atau usang.

4. Membuat kita penasaran

Ketika kita merasa penasaran dengan sesuatu hal, kita selalu mencari tahu tentang hal tersebut, kita menghabiskan lebih banyak waktu tanpa lelah untuk melakukan hal tersebut. Rasa penasaran ini bisa saja hal lama yang selama ini selalu kita cari tahu atau hal yang baru kita ketahui tapi kita merasa selalu ingin tahu lebih banyak, dalam dan detail. Bisa jadi hal yang membuat kita penasaran ini adalah passion kita.

5. Melakukan sesuatu untuk kebahagiaan diri sendiri tanpa orang lain mengetahui

Tidak semua kegiatan yang kita lakukan selalu terlihat oleh orang lain. Bisa jadi ada sesuatu aktivitas yang selalu kita lakukan tapi tidak diketahui banyak orang. Misalnya kita suka menulis, tapi tulisan kita tidak pernah kita beritahu kepada siapapun dan hanya untuk konsumsi diri kita sendiri. Kita merasa bahagia dan bangga ketika kita menulis. Bisa jadi itu adalah passion kita.

Kalau kamu belum tahu passion kamu, no worry. Banyak kok orang yang tidak tahu apa passion mereka, dan mereka merasakan hidup mereka hampa. Mereka cenderung merasa bahwa rutinitas yang mereka lakukan sehari-hari adalah beban hidup dan mereka sebenarnya tidak suka dengan apa yang mereka lakukan.

So, mulailah cari tahu apa passion kamu, dan rasakan hidup kamu menjadi lebih berarti.

Permasalahan Keuangan di Usia 30 Tahun

Ketika usia sudah mencapai 30 tahun, rasa-rasanya seseorang sudah bekerja dan merasakan susahnya mencari uang. Pada usia ini, bisa dibilang masih muda sehingga membuat orang-orang di rentang usia ini masih suka mencoba hal baru atau bersifat konsumtif. Padahal, di usia 30 tahun biasanya seseorang sudah memiliki tanggung jawab keuangan lain, seperti biaya hidup istri dan anak-anak. 

Permasalahan keuangan sering terjadi di usia ini, biasanya karena tanggung jawab ekonomi yang semakin besar namun juga dikarenakan gaya hidup anak muda yang masih melekat. Berikut adalah permasalahan keuangan yang biasanya dihadapi para pekerja usia 30 tahun.

Tidak Punya Tabungan

Rata-rata orang mulai bekerja sebagai profesional ketika usia 23-25 tahun. Dengan demikian, ketika usia sudah menginjak 30 tahun, setidaknya sudah memiliki pengalaman bekerja minimal 5 tahun. Tapi tidak sedikit pekerja yang sudah bekerja 5 tahun, masih juga tak memiliki kemampuan dan kesadaran untuk menabung.

Mereka selalu kehabisan uang di akhir bulannya. Misalnya gaji per bulan Rp 10 juta, seluruhnya habis tak bersisa di akhir bulan, bahkan ada yang masih harus dibantu orang tuanya. Uang mereka biasanya habis untuk konsumsi, seperti nongkrong, nonton, atau untuk menyalurkan hobi.

Kalau saja selama 5 tahun sebelumnya mereka rutin menabung setiap bulan sebesar 20-30 persen dari gaji, berapa yang akan terkumpul? Misalkan setiap bulan menabung Rp 2 juta per bulan, maka dalam kurun waktu 5 tahun setidaknya sudah bisa mengumpulkan uang sebesar Rp 120 juta. Angka ini bisa diinvestasikan ke dalam bentuk lain, seperti properti, saham, emas, atau yang lain. Tapi jangan berkecil hati bagi yang hilaf dan tidak punya tabungan ketika usia 30 tahun. Tidak perlu larut dalam penyesalan. Segara mulai menabung! Intinya, mulai aja dulu…

Minim Pengetahuan Tentang Investasi

Di usia 30 tahun, kebutuhan ekonomi semakin bertambah besar, dimana secara berkala harus mengirim uang kepada orang tua yang telah pensiun atau tak lagi bekerja. Bila sudah berkeluarga, maka beban keuangan juga akan bertambah untuk biaya sehari-hari, istri dan anak-anak. Supaya penghasilan bertambah tanpa harus menambah jam kerja dan mengurangi waktu bersama keluarga, diperlukan pengetahuan tentang investasi.

Investasi bertujuan untuk menambah penghasilan dan simpanan dengan cara-cara legal. Misalnya melalui properti, saham, reksa dana atau berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN). Investasi emas juga bisa menjadi pilihan supaya harta tidak tergerus inflasi.

Banyak Utang

Bagi generasi milenial, kartu kredit menjadi gengsi tersendiri. Sayangnya, beberapa menganggap bahwa memiliki kartu kredit artinya memiliki tambahan pemasukan untuk melakukan pembayaran. Padahal, kartu kredit adalah fasilitas agar bisa lebih mudah berutang. Ingat, kartu kredit itu fasilitas utang.

Ada juga para milenial yang banyak utang karena terlalu menuruti gaya hidup sehingga memilih berutang kepada saudara atau kerabat. Kebiasaan ini harus dihilangkan. Bergayalah sesuai dengan kemampuan, tak perlu berlebih.

Terlalu Menuruti Gaya Hidup

Ini memang sulit dihindari. Bagi pekerja usia 30 tahun, gaya hidup menjadi jembatan bersosialisasi. Selain itu, diusia ini biasanya seseorang suka mencoba pengalaman baru sebelum usia beranjak tua, misalnya traveling. Boleh saja berfikir “Uang bisa dicari tetapi pengalaman tak bisa dibeli”, asalkan manajemen keuangan sudah stabil. Kalau memang sengaja menabung untuk traveling, tentu saja hal ini tidak menjadi masalah. Tetapi ketika travelling justru menguras habis tabungan dengan gaji yang tidak seberapa, tentu saja perlu dipikirkan lagi prioritas mana dulu yang harus dipenuhi.

Nah, yuk identifikasi dan segera perbaiki kebiasaan yang menjadikan finansial tidak stabil. Tidak ada kata terlambat untuk menjadi orang yang lebih baik.

Ide Bisnis Buat Pemasukan Tambahan di Masa Pandemi

Resolusi kamu di awal tahun 2020 ingin punya bisnis? Tapi sampai sekarang belum tercapai? Tidak ada salahnya, kamu melirik bisnis kuliner. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini, banyak juga orang memiliki waktu lebih di rumah dan memanfaatkannya untuk membuka bisnis rumahan.

Bisnis kuliner tidak ada matinya, karena setiap orang pasti butuh makan. Apalagi di kota-kota besar di Indonesia, banyak orang yang tidak sempat belajar memasak dan tidak sempat memasak. Dengan modal yang cukup terjangkau, kamu bisa melirik bisnis kuliner. Mau buka bisnis sendiri atau melalui franchise, semuanya terserah kamu. Untuk memperkaya pengetahuan kamu di dunia bisnis kuliner, ini dia ide bisnis kuliner yang bisa kamu pertimbangkan:

Katering Rumahan

Pertama, adalah bisnis katering rumahan. Kalau kamu memiliki keahlian memasak, atau kenal dengan orang yang memiliki keahlian memasak, tidak ada salahnya kamu membuka bisnis katering rumahan. Peluang bisnis katering ini sangat menjanjikan.

Kamu bisa menyediakan jasa katering untuk kantor, bisnis, arisan, hingga acara resepsi pernikahan, atau acara tertentu lainnya. Jangan lupa, kreativitas dan inovasi menu makanan menjadi hal penting supaya pelanggan tetap loyal dengan bisnis kamu.   

Kuliner Warung Tenda

Kedua, adalah bisnis kuliner warung tenda. Warung tenda bisa ditemukan dimana saja, baik di kota maupun sampai ke desa. Tidak ada salahnya kamu melirik kuliner warung tenda ini.

Warung tenda tidak hanya dinikmati oleh masyarakat kalangan bawah, tapi juga kalangan menengah ke atas selama memang menunya cocok di lidah. Pastikan kamu menciptakan menu ‘merakyat’ tapi dengan rasa bintang lima yang disukai oleh semua kalangan konsumen.

Minuman Kekinian

Ketiga, adalah bisnis minuman kekinian. Sepertinya tidak perlu penjelasan panjang lebar ya tentang hal ini. Sekarang ini banyak sekali kreasi minuman yang diminati oleh kalangan muda-mudi. Bahkan orang tua pun suka dengan minuman kekinian loh… 

Banyak minuman kekinian yang sekarang ini booming dan laris manis karena diminati oleh banyak kalangan. Minuman kekinian bisa kamu temui di mall, kantor, sampai di halaman minimarket dekat rumah. Ada juga pilihan untuk membeli sistem franchise minuman. Atau kamu bisa cari referensi di internet dan membuat racikan minuman sendiri? 

Kuliner Unik dan Kreatif

Keempat, adalah bisnis kuliner unik dan kreatif. Kreativitas adalah salah satu senjata yang ampuh dalam bisnis apapun, termasuk dalam bisnis kuliner. Unik dan kreatif menjadi daya pikat tersendiri. Mulai dari menciptakan menu yang sama sekali baru maupun dengan modifikasi kuliner yang sudah ada sebelumnya.

Tentu saja, selain unik dan kreatif, rasa dan harga yang tepat juga menjadi kombinasi sempurna untuk konsumen kamu. 

Makanan Sehat atau Diet 

Kelima, adalah bisnis makanan sehat. Permintaan makanan sehat atau diet cukup naik daun di beberapa tahun terakhir. Kebutuhan gaya hidup sehat membuat peluang bisnis ini semakin menggiurkan.

Sebagian orang yang menerapkan gaya hidup sehat, mengkonsumsi makanan yang tidak berisiko menambah berat badan namun tetap enak. Makanan ini tidak mudah ditemukan di restoran pada umumnya. Kemampuan mengkombinasikan jenis makanan, kandungan gizi didalamnya hingga berbagai pengetahuan tentang gizi dan nutrisi makanan menjadi faktor yang perlu dipelajari. Kamu bisa bekerja sama dengan ahli nutrisi dalam hal ini.

Itu dia ide bisnis kuliner yang bisa menjadi pemasukan tambahan kamu di masa pandemi. Semua ide bisnis di atas, memiliki potensi untuk sukses dan sangat menjanjikan. Yang penting, kamu jangan mudah menyerah dan mengelola bisnis dengan benar supaya bisnis kamu bisa bertahan.

SBM 2021 – 20. Satuan Biaya Penyelenggaraan Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri

Download SBM 2021

Donwload Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya penyelenggaraan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penyelenggaraan operasional perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, berupa:

20.1 ATK, Langganan Koran/ Majalah, Lampu, Pengamanan Sendiri, Kantong Diplomatik, dan Jamuan

a. ATK merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan kebutuhan alat tulis (misal: kertas, ballpoint, dan amplop) yang alokasinya dikaitkan dengan jumlah pegawai.
b. Langganan koran/ majalah merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan media cetak.
c. Lampu merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan penerangan di dalam gedung dan halaman kantor perwakilan.
d. Pengamanan sendiri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai tenaga kerja yang ditunjuk untuk melakukan kegiatan pengamanan di kantor perwakilan dan wisma.
e. Kantong diplomatik merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengiriman dokumen diplomatik.
f. Jamuan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kegiatan Jamuan tamu diplomatik yang dilaksanakan di luar kantor.

20.2 Pemeliharaan, Pengadaan Inventaris Kantor, Pakaian Sopir/ Satpam, Sewa Kendaraan, dan Konsumsi Rapat

a. Pemeliharaan kendaraan dinas merupakan satuan biaya yang digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas perwakilan Republik Indonesia di luar negeri agar tetap dalam kondisi siap pakai sesuai dengan peruntukannya, termasuk biaya bahan bakar.
Catatan:
Untuk negara yang mempunyai 4 (empat) musim, satuan biaya tersebut sudah termasuk biaya penggantian ban salju. Dalam hal terdapat peraturan dari negara setempat yang mewajibkan asuransi kendaraan, biaya asuransi kendaraan dapat dialokasikan sesuai kebutuhan riil dan dilengkapi dengan data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

b. Pemeliharaan gedung merupakan satuan biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin gedung/bangunan kantor /wisma perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dengan maksud untuk menjaga/mempertahankan gedung/ bangunan kantor /wisma perwakilan Republik Indonesia di luar negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen) .

Satuan biaya pemeliharaan gedung/bangunan kantor /wisma perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dialokasikan untuk:
1) gedung/bangunan milik negara; dan/atau
2) gedung/bangunan milik pihak lain (selain pemerintah Republik Indonesia) yang disewa dan/ atau dipinjam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan.

c. Pemeliharaan halaman merupakan satuan biaya yang digunakan untuk pemeliharaan rutin halaman gedung/bangunan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.
Catatan:
Untuk perwakilan Republik Indonesia di negara yang mempunyai 4 (empat) musim dapat dialokasikan biaya pemeliharaan tambahan di luar gedung untuk fasilitas umum apabila ada ketentuan pemeliharaan dari negara yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan riil dan dilengkapi oleh data dukung yang dapat dipertanggungjawabkan.

d. Pengadaan inventaris kantor merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan meja dan kursi pegawai pada perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. Pengalokasiannya setinggi-tingginya 10% (sepuluh persen) dari jumlah pegawai (home staff), sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan.

e. Pakaian sopir / satpam merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai pengadaan pakaian dinas harian sopir / satpam pada perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

f. Sewa kendaraan sedan, bus, dan mobil box merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya sewa kendaraan sedan, bus dengan kapasitas 32 (tiga puluh dua) penumpang selama 8 (delapan) jam, dan mobil box untuk kegiatan yang sifatnya insidentil dan dilakukan secara selektif serta efisien. Satuan biaya sewa tersebut sudah termasuk biaya bahan bakar dan pengemudi.

g. Konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan untuk membiayai kebutuhan biaya pengadaan konsumsi rapat biasa yang diselenggarakan di kan tor, dimana di dalamnya sudah termasuk makan dan kudapan.

SBM 2021 – 19. Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Luar Negeri Pergi Pulang (PP)

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas luar negeri pergi pulang (PP) merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pembelian tiket pesawat udara dari bandara di Jakarta ke berbagai bandara kota tujuan di luar negeri pergi pulang (PP). Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi, tidak termasuk airport tax dan biaya retribusi lainnya. Dalam pelaksanaan anggaran, satuan biaya tiket perjalanan dinas luar negeri menggunakan metode at cost (sesuai pengeluaran).

SBM 2021 – 18. Satuan Biaya Tiket Pesawat Perjalanan Dinas Dalam Negeri Pergi Pulang (PP)

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas dalam negeri adalah satuan biaya untuk pembelian tiket pesawat udara pergi pulang (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tujuan dalam perencanaan anggaran. Satuan biaya tiket termasuk biaya asuransi, tidak termasuk airport tax dan biaya retribusi lainnya. Dalam pelaksanaan anggaran, satuan biaya tiket perjalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cost (sesuai pengeluaran).

SBM 2021 – 17. Satuan Biaya Taksi Perjalanan Dinas Dalam Negeri

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya taksi perjalanan dinas dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya satu kali perjalanan taksi dari kantor tempat kedudukan menuju bandara/pelabuhan/terminal/stasiun keberangkatan atau dari bandara/ pelabuhan/ terminal/ stasiun kedatangan menuju tempat tujuan di kota bandara/pelabuhan/terminal/stasiun kedatangan dan sebaliknya.

Dalam pelaksanaan anggaran, satuan biaya taksi perjalanan dinas dalam negeri menggunakan metode at cost (sesuai pengeluaran).

Contoh penghitungan alokasi biaya taksi:

Seorang pejabat/pegawai negeri melakukan perjalanan dinas jabatan dari Jakarta ke Medan, maka alokasi biaya taksinya sebagai berikut:

a. Berangkat

1) satuan biaya taksi dari tempat kedudukan di Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta; dan

2) satuan biaya taksi dari Bandara Kualanamu (Sumatera Utara) ke tempat tujuan (hotel/penginapan/kantor) di Medan.

b. Kembali

1) satuan biaya taksi dari hotel/penginapan (Medan) ke Bandara Kualanamu (Sumatera Utara); dan

2) satuan biaya taksi dari Bandara Soekarno-Hatta ke tempat kedudukan (Jakarta).

SBM 2021 – 16. Satuan Biaya Sewa Gedung Pertemuan

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya sewa gedung pertemuan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya sewa gedung pertemuan untuk pelaksanaan kegiatan di luar kantor antara lain rapat koordinasi, sosialisasi, seleksi/ujian masuk pegawai, dan kegiatan lain sejenis. Gedung pertemuan adalah gedung yang biasa digunakan untuk pertemuan dengan kapasitas lebih dari 300 (tiga ratus) orang, sudah termasuk sewa meja, kursi, sound system, dan fasilitas gedung pertemuan lainnya.

SBM 2021 – 15. Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya pemeliharaan gedung/bangunan dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pemeliharaan rutin gedung/bangunan di dalam negeri dengan maksud menjaga/mempertahankan gedung dan bangunan kantor di dalam negeri agar tetap dalam kondisi semula atau perbaikan dengan tingkat kerusakan kurang dari atau sama dengan 2% (dua persen), tidak termasuk untuk pemeliharaan gedung/bangunan di dalam negeri yang memiliki spesifikasi khusus berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Satuan biaya pemeliharaan gedung/bangunan dalam negeri dialokasikan untuk:

a. gedung/bangunan milik negara; dan/ atau
b. gedung/bangunan milik pihak lain yang disewa dan/ atau di pin jam oleh pengguna barang dan dalam perjanjian diatur tentang adanya kewajiban bagi pengguna barang untuk melakukan pemeliharaan.

SBM 2021 – 14. Satuan Biaya Pemeliharaan dan Operasional Kendaraan Dinas

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pemeliharaan dan operasional kendaraan dinas yang digunakan untuk mempertahankan kendaraan dinas agar tetap dalam kondisi normal dan siap pakai sesuai dengan peruntukannya.

Satuan biaya tersebut sudah termasuk biaya bahan bakar namun belum termasuk biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang besarannya mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Catatan:

1. Yang dimaksud kendaraan operasional dalam lingkungan kantor adalah kendaraan yang digunakan hanya terbatas dalam lingkungan kantor.

Contoh:

Golf car/sejenisnya yang digunakan untuk mengantar tamu kenegaraan.

2. Khusus untuk kendaraan dinas yang pengadaannya bersumber dari sewa, satuan biaya operasional tersebut hanya diperuntukkan untuk bahan bakar.

3. Satuan biaya ini tidak diperuntukkan bagi:

a. kendaraan yang rusak berat yang memerlukan biaya pemeliharaan besar dan untuk selanjutnya harus dihapuskan dari daftar inventaris; dan/ atau

b. pemeliharaan kendaraan yang bersifat rekondisi dan/ atau overhaul.

SBM 2021 – 13. Satuan Biaya Penggantian Inventaris Lama dan/atau Pembelian Inventaris untuk Pegawai Baru

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya penggantian inventaris lama dan/ atau pembelian inventaris untuk pegawai baru merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris bagi pegawai baru. Penggantian inventaris lama digunakan untuk penggantian meja dan kursi pegawai, pengalokasiannya maksimal 10% ( sepuluh persen) dari jumlah pegawai, sedangkan pembelian inventaris bagi pegawai baru disesuaikan dengan kebutuhan.

SBM 2021 – 12. Satuan Biaya Keperluan Sehari-hari Perkantoran di Dalam Negeri

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya keperluan sehari-hari perkantoran di dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya keperluan sehari-hari perkantoran berupa barang habis pakai yang secara langsung menunjang penyelenggaraan operasional dan untuk memenuhi kebutuhan minimal agar suatu kantor dapat memberikan pelayanan secara optimal, terdiri atas: alat tulis kantor (ATK), barang cetak, alat-alat rumah tangga, langganan surat kabar/berita/majalah, dan air minum pegawai.

SBM 2021 – 11. Satuan Biaya Konsumsi Rapat

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makan dan kudapan termasuk minuman untuk rapat/pertemuan baik untuk rapat koordinasi tingkat menteri/ eselon I/ setara maupun untuk rapat biasa yang pesertanya melibatkan satker lainnya/ eselon II lainnya/ eselon I lainnya/kementerian negara/lembaga lainnya/Instansi Pemerintah/ masyarakat dan dilaksanakan secara langsung ( offline) minimal selama 2 (dua) jam.

Rapat koordinasi tingkat menteri/ eselon I/ setara adalah rapat koordinasi yang pesertanya menteri/ eselon I/pejabat yang setara.

Catatan:

1. Yang dimaksud satker lainnya adalah kantor vertikal berdasarkan struktur organisasi.

2 . Pemberian konsumsi rapat berupa makan hanya dapat diberikan jika melibatkan eselon I lainnya/kementerian negara/lembaga lainnya/ instansi pemerintah/ masyarakat.

SBM 2021 – 10. Satuan Biaya Konsumsi Tahanan/Deteni/ ABK Nonjustisia

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya konsumsi tahanan/ deteni/ ABK nonjustisia merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan paket makanan tahanan/ deteni/ ABK nonjustisia, diberikan untuk tahanan/ deteni/ ABK nonjustisia yang antara lain berada pada rumah tahanan Kejaksaan, Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan rumah penampungan sementara ABK nonjustisia pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

SBM 2021 – 9. Satuan Biaya Pengadaan Bahan Makanan

Download SBM 2021

Download Standar Biaya Keluaran 2021

Satuan biaya pengadaan bahan makanan merupakan satuan biaya yang digunakan untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan bahan makanan dan diberikan untuk:

9.1 Pengadaan Bahan Makanan untuk Narapidana/Tahanan dan Anak di Lapas/Rutan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Satuan biaya pengadaan bahan makanan diberikan kepada Narapidana/Tahanan dan Anak. Ketentuan lebih lanjut terkait dengan pengadaan bahan makanan narapidana/tahanan dan anak mengacu pada Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Catatan:

Khusus untuk Lembaga Pembinaan Khusus (LPK) Anak dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dengan kategori high risk, apabila diperlukan dapat menggunakan mekanisme pengadaan makanan siap saji dengan besaran yang sama.

9.2 Pengadaan Bahan Makanan untuk Operasi Pasukan/Latihan Pratugas / Latihan Pasukan Lainnya Bagi Anggota Polri/TNI, Dikma Taruna/ Karbol/Kadet Bagi Anggota Polri/TNI, Diklat Lainnya Bagi Kementerian Pertahanan (Kemhan) / Anggota Polri/TNI, Anggota yang Sakit Bagi Kemhan/ Anggota Polri/ TNI, Tahanan Anggota Polri/ TNI, dan Jaga Kawal Bagi Kemhan/ Anggota Polri/ TNI

a. Operasi pasukan adalah kegiatan terencana yang dilaksanakan oleh satuan Polri/ TNI dengan sasaran, waktu, tempat dan dukungan logistik yang telah ditetapkan sebelumnya melalui perencanan terinci dalam rangka melaksanakan tugas Operasi Militer Perang/ Operasi Militer Selain Perang untuk mempertahankan serta melindungi wilayah negara dan bangsa serta kepentingan lainnya dari berbagai bentuk ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik dari dalam maupun luar negeri.

Latihan pra tugas / latihan pasukan lainnya adalah kegiatan terencana dalam rangka kesiapan pelaksanaan operasi berupa latihan yang terdiri dari teori dan praktek dengan sasaran, waktu, tempat dan dukungan logistik yang telah ditetapkan sebelumnya melalui perencanaan terinci.

b. Dikma/ Taruna/ Karbol/ Kadet adalah pendidikan untuk membentuk prajurit siswa menjadi prajurit, yang ditempuh melalui pendidikan dasar golongan pangkat, dengan tujuan agar memiliki tingkat kepribadian, kemampuan intelektual, dan jasmani sesuai dengan peranan dan golongan pangkatnya Perwira.

c. Diklat lainnya bagi Kemhan/ Anggota Polri/ TNI adalah pendidikan untuk membentuk prajurit siswa/ pelajar menjadi prajurit, yang ditempuh melalui pendidikan dasar golongan pangkat, dengan tujuan agar memiliki tingkat kepribadian, kemampuan intelektual, dan jasmani sesuai dengan peranan dan golongan pangkatnya Bintara/Tamtama serta pendidikan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan/ keterampilan anggota.

d. Anggota yang sakit adalah Kemhan/ Anggota Polri/ TNI dan keluarganya yang dirawat/ sakit (pasien).

e. Tahanan adalah Anggota Polri/TNI yang ditahan karena pelanggaran disiplin.

f. Jaga kawal adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk menjaga kesatrian/ satuan secara terus menerus dengan kekuatan dan tempat tertentu sesuai dengan kebutuhan di masmgkesatrian/

satuan.

9.3 Pengadaan Bahan Makanan Untuk Pasien Rumah Sakit dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)

a. Pengadaan Bahan Makanan Pasien Rumah Sakit adalah pengadaan bahan makanan yang diberikan kepada pasien rumah sakit pemerintah.

b. PMKS dalam Panti Sosial/Rumah Perlindungan Sosial adalah pengadaan bahan makanan yang diberikan kepada PMKS yang mendapatkan pelayanan/perlindungan/rehabilitasi sosial di dalam Panti Sosial/Rumah Perlindungan Sosial.

9.4 Pengadaan Bahan Makanan Untuk Keluarga Penjaga Menara Suar (PMS), Petugas Pengamatan Laut, Anak Buah Kapal (ABK) Cadangan pada Kapal Negara, ABK Aktif pada Kapal Negara, dan Petugas Stasiun Radio Pantai (SROP) dan Vessel Traffic Information Service (VTIS)

a. Keluarga PMS adalah keluarga petugas penJaga menara suar yang ikut serta mendampingi petugas penjaga menara suar di lokasi tempat bertugas. Satuan biaya pengadaan bahan makanan untuk keluarga penjaga menara suar diberikan kepada istri/ suami dan anak (maksimal 2 anak) petugas penjaga menara suar.

b. Petugas pengamatan laut adalah petugas yang melaksanakan survei hidrografi pada alur pelayaran serta melakukan evaluasi alur dan perlintasan serta memonitoring pelaksanaan Sarana Bantuan Navigasi Pelayaran (SBNP).

c. ABK Cadangan pada Kapal Negara adalah awak kapal negara yang siaga untuk ditempatkan pada kapal negara pada saat sandar dan bertolak serta bongkar muat.

d. ABK Aktif pada Kapal Negara adalah awak kapal negara yang ditempatkan dan bekerja di kapal negara pada posisi tertentu pada saat berlayar dan/ atau melakukan operasi/patroli pengawasan.

e. Petugas SROP dan VTIS adalah petugas yang mengoperasikan peralatan di SROP dan VTIS.

9.5 Pengadaan Bahan Makanan untuk Petugas Bengkel dan Galangan Kapal Kenavigasian, Petugas Pabrik Gas Aga untuk Lampu Suar, PMS, dan Kelompok Tenaga Kesehatan Kerja Pelayaran

a. Petugas bengkel dan galangan kapal kenavigasian adalah petugas yang memperbaiki dan merawat sarana prasarana kenavigasian di bengkel navigasi dan memperbaiki serta merawat kapal negara kenavigasian di galangan navigasi.

b. Petugas pabrik gas aga untuk lampu suar adalah petugas yang bekerja di pabrik gas aga di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP), gas aga digunakan sebagai bahan bakar bagi lampu-lampu menara suar.

c . PMS adalah petugas yang menjaga dan merawat menara suar agar dapat berfungsi dengan baik.

d. Kelompok tenaga kesehatan kerja pelayaran adalah petugas kesehatan yang bertugas memeriksa kondisi kesehatan para awak kapal pada saat pengurusan sertifikasi kepelautan.

9.6 Pengadaan Bahan Makanan untuk Mahasiswa/Siswa Sipil dan Mahasiswa Militer /Semi Militer di Lingkup Sekolah Kedinasan

a. mahasiswa/ siswa sipil (seperti mahasiswa pada Sekolah Tinggi Perikanan, Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial); dan

b. mahasiswa/ siswa militer / semi militer (seperti mahasiswa Akademi TNI/ Akpol, mahasiswa Penerbangan, mahasiswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri).

Catatan:

Untuk Mahasiswa/Siswa Sipil dan Mahasiswa Militer/Semi Militer di Lingkup Sekolah Kedinasan yang memiliki kualifikasi khusus dan dananya bersumber dari PNBP dapat diberikan estimasi untuk perencanaan kebutuhan biaya pengadaan bahan makanan sebesar Rp55.000,00 (lima puluh lima ribu rupiah).

9.7 Pengadaan Bahan Makanan untuk Rescue Team

Pengadaan Bahan Makanan untuk Rescue Team adalah pengadaan bahan m.akanan yang diberikan kepada Rescue Team pada saat melaksanakan tugasnya (misal: penanganan bencana).

Catatan:

Khusus untuk Kegiatan Operasi Pencarian dan Pertolongan pada saat melaksanakan tugas operasi pencarian dan pertolongan pada kecelakaan penerbangan, kecelakaan pelayaran, bencana, dan kondisi membahayakan manusia, apabila diperlukan dapat menggunakan mekanisme pengadaan makanan siap saji dengan biaya sebesar 150% (seratus lima puluh persen) dari besaran pengadaan bahan makanan untuk rescue team.

%d blogger menyukai ini: