Lanjut ke konten

Monitoring dan Evaluasi Reformasi Birokrasi

Photo by Vu0103n Long Bu00f9i on Pexels.com

Monitoring pelaksanaan Reformasi Birokrasi dilakukan dalam tingkatan lingkup unit/satuan kerja, lingkup instansi pemerintah. Monitoring dilakukan untuk mempertahankan agar rencana aksi yang dituangkan dalam road map reformasi birokrasi dapat berjalan sesuai dengan jadwal, target-target, dan tahapan sebagaimana telah ditetapkan. Dari proses monitoring, berbagai hal yang perlu dikoreksi dapat langsung dikoreksi pada saat kegiatan/program reformasi birokrasi dilaksanakan, sehingga tidak terjadi penyimpangan dari target-target yang telah ditentukan.

Monitoring dilakukan melalui beberapa media sebagai berikut:

  1. Pertemuan rutin pada tingkat tim reformasi birokrasi untuk memantau perkembangan reformasi birokrasi masih sesuai dengan target-target yang ada dalam road map reformasi birokrasi.
  2. Pertemuan rutin pada tingkat instansi untuk:
    • memantau perkembangan reformasi birokrasi pada setiap unit kerja agar konsisten dengan road map reformasi birokrasi dan memberikan laporan kepada tim pengarah hasil dari monitoring dan evaluasi reformasi birokrasi;
    • membahas kemajuan, hambatan yang dihadapi, dan penyesuaian yang perlu dilakukan untuk merespon permasalahan atau perkembangan lingkungan strategis;
    • pengukuran target-target kegiatan reformasi birokrasi sebagaimana diuraikan dalam road map dengan realisasinya;
    • survei terhadap kepuasan masyarakat dan persepsi anti korupsi;
    • pertemuan dalam rangka Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), yang dikoordinasikan oleh Inspektorat yang kemudian hasilnya dilaporkan ke unit pengelola reformasi birokrasi nasional.

Baca Juga:

Evaluasi terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi instansi pemerintah dilakukan setiap enam bulan dan tahunan. Evaluasi dilakukan untuk menilai kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi secara keseluruhan termasuk tindak lanjut hasil monitoring yang dilakukan pada saat pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui beberapa tahapan mulai dari unit kerja sampai pada tingkat instansi, sebagai berikut:

  1. Evaluasi semesteran atau tahunan di tingkat tim pelaksana reformasi birokasi yang dipimpin oleh pimpinan unit/satuan kerja untuk membahas kemajuan, hambatan yang dihadapi, dan penyesuaian kegiatan yang perlu dilakukan pada enam bulan atau satu tahun ke depan, sehingga tidak terjadi permasalahan yang sama atau dalam rangka merespon perkembangan lingkungan strategis.
  2. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh prioritas yang telah ditetapkan; dan
  3. Evaluasi tahunan di setiap tingkat instansi yang dipimpin langsung oleh ketua tim reformasi birokrasi.

Berbagai informasi yang digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan dapat diperoleh dari:

  1. Hasil-hasil monitoring;
  2. Survei kepuasan masyarakat dan persepsi anti korupsi;
  3. Pengukuran target-target kegiatan reformasi birokrasi sebagaimana diuraikan dalam road map dengan realisasinya;
  4. Pertemuan dalam rangka Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB), yang dikoordinasikan oleh Inspektorat/Pengawas Internal.

Hasil evaluasi diharapkan dapat secara terus menerus memberikan masukan terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di tahun-tahun berikutnya. Disamping itu, hasil evaluasi pelaksanaan reformasi birokrasi disetiap instansi menjadi dasar dalam pemberlakuan insentif bagi instansi terkait. Kebijakan terkait ini dilaksanaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Seluruh tahapan dalam PMPRB perlu direncanakan dan diorganisasikan dengan baik. Setiap tahapan dalam pelaksanaan PMPRB dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan jangka waktu yang telah dilaksanakan. Dengan demikian seluruh informasi disertai dengan dokumen pendukung yang relevan dapat diperoleh tepat waktu.

Seluruh aktivitas PMPRB telah dikomunikasikan pada masing-masing unit organisasi. Komunikasi tidak hanya cukup dilakukan melalui sosialisasi semata, melainkan juga dapat dilaksanakan menggunakan media yang menarik perhatian unit organisasi, sehingga masing-masing unit organisasi terpacu melakukan perbaikan berkesinambungan.

PMPRB dilakukan oleh tim asesor PMPRB sebelum disampaikan kepada tim penilai internal. Sebelum melakukan assessment, seluruh tim asessor PMPRB perlu diberikan pembekalan/pelatihan terkait dengan pelaksanaan PMPRB. Pelatihan yang mencukupi bagi tim asessor PMPRB akan mempermudah dalam pelaksanaan PMPRB dan setiap asesor memiliki pemahaman yang sama atas setiap indikator penilaian.

Dengan adanya pelatihan yang mencukupi, diharapkan pelaksanaan PMPRB dilakukan oleh asesor sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam hal ini, diharapkan adanya penunjukan keikutsertaan para pejabat struktural lapis kedua sebagai asesor PMPRB dan yang bersangkutan terlibat sepenuhnya sejak tahap awal hingga akhir proses PMPRB.

Selanjutnya, koordinator assessor telah melakukan reviu terhadap seluruh kertas kerja sebelum menyusun kertas kerja instansi. Kertas kerja yang digunakan untuk melakukan PMPRB mengacu pada format dan mekanisme sebagaimana ditetapakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Sebelum menetapkan nilai PMPRB instansi, diharapkan mayoritas koordinator asesor mencapai konsensus atas pengisian kertas kerja dan seluruh kriteria dibahas.

PMPRB merupakan proses berjalan yang dilakukan setiap periodik, dan menghasilkan rekomendasi perbaikan yang perlu dilakukan oleh unit kerja maupun instansi pemerintah. Rekomendasi ini perlu dituangkan dalam Rencana Aksi dan Tindak Lanjut (RATL) sebagai upaya perbaikan berkesinambungan. RATL juga perlu dikomunikasikan dan dilaksanakan oleh person in charge atau unit in charge sesuai dengan target waktu yang jelas dan terukur.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: