Boleh Bersedih Asalkan Secukupnya

Semoga hari ini selalu sehat dan bahagia ya…

Oiya, bay the way, kita boleh bersedih, asalkan secukupnya.

Iklan

Kamu pernah mengalami hal yang cukup berat dalam hidup? Atau kamu pernah mengalami sesuatu hal yang tidak mungkin kamu ceritakan kepada orang lain, membuat kamu sangat kecewa, dan atau kamu menjadi sedih jika mengingatnya?

Banyak sekali cerita sedih yang dialami seseorang. Bahkan ada yang menuliskan dalam lagu juga _kisah sedih di hari minggu_ hehehe… Kesedihan yang dialami seseorang tidak hanya dikarenakan kebencian. Bahkan, kesedihan yang kita alami justru dikarenakan kita mencintai seseorang/sesuatu.

Ketika kita mencintai seseorang atau sesuatu, jangan berlebihan seperti anak kecil yang menyenangi sesuatu dengan berlebihan. Sebaliknya, jika kita membenci seseorang atau sesuatu, jangan berlebihan sampai kebencian tersebut menimbulkan keinginan agar orang yang kita benci celaka atau binasa.

So, kalau mencintai jangan berlebihan. Kalau membenci jangan berlebihan. Kalau bersedih jangan berlebihan. Secukupnya saja ya…

Begitu pula dalam mencintai uang kita. Jangan berlebihan. Uang itu adalah alat untuk meningkatkan kualitas kehidupan kita. Bukan sesuatu hal yang menjadi tujuan akhir.

Ketika kita terlalu mencintai uang dan menganggap bahwa uang adalah tujuan akhir dari apa yang kita lakukan setiap harinya, bisa jadi kita akan mengalami kesedihan di masa yang akan datang. Banyak orang yang mencintai uang sehingga mereka hanya menyimpannya di bawah kasur, di dalam brankas, di bank dan mengendapkannya. Dengan menyimpannya di tempat yang menurut mereka paling aman, mereka merasa hidupnya tenang. Dan ketika pundi-pundi uang mereka menipis, jantungnya berdetak kencang seperti genderang mau perang…

Waktu begitu cepat berlalu dan tiba-tiba mereka menyadari bahwa usia mereka sudah tidak muda lagi. Sudah pensiun. Sudah tidak mampu bekerja keras seperti masa mudanya. Dan ketika mereka melihat pundi-pundi uang yang dicintainya mulai menipis, maka hancur lebur pula cintanya kepada uang…

Lalu bagaimana?

Jangan terlalu mencintai uang secara berlebihan. Jangan bersedih berlebihan ketika tidak punya uang. Semangat! Asah terus menerus kemampuan kita mengelola uang, selalu menjadi pembelajar yang baik, terus berinovasi dan jadilah inspirasi bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: